materi mapel mikrokontroller ke-3

 

Type data pada Arduino Uno

Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan pengertian bentuk data (data types) yang digunakan pada pemrograman Arduino Uno.
  2. Mengidentifikasi jenis-jenis bentuk data seperti int, float, boolean, char, long, String, dan lainnya.
  3. Menganalisis kelebihan dan keterbatasan masing-masing bentuk data berdasarkan ukuran memori dan cakupan nilainya.
  4. Menggunakan bentuk data yang sesuai dalam penulisan program Arduino sederhana.
  5. Membuat program Arduino sederhana yang memanfaatkan berbagai bentuk data secara tepat dan efisien.

Materi Ajar :

Pada mikrokontroler Arduino Uno, bentuk data (data types) adalah jenis-jenis variabel yang digunakan untuk menyimpan informasi dalam program (sketch) Arduino. Pemilihan bentuk data yang tepat penting untuk mengoptimalkan penggunaan memori dan kinerja program.

Berikut adalah bentuk data utama yang digunakan dalam pemrograman Arduino Uno:

1. boolean

  • Menyimpan nilai true atau false (logika).
  • Ukuran: 1 byte
  • Contoh:

 

boolean lampuNyala = true;

2. char

  • Menyimpan karakter tunggal (misalnya 'A', 'B', '1').
  • Ukuran: 1 byte
  • Nilai: -128 hingga 127
  • Contoh:

 

char huruf = 'A';

 

3. byte

  • Bilangan bulat tanpa tanda (unsigned).
  • Ukuran: 1 byte
  • Nilai: 0 hingga 255
  • Contoh:

 

byte angka = 200;

4. int

  • Bilangan bulat bertanda.
  • Ukuran: 2 byte
  • Nilai: -32.768 hingga 32.767
  • Contoh:

 

int suhu = -20;

5. unsigned int

  • Bilangan bulat tanpa tanda.
  • Ukuran: 2 byte
  • Nilai: 0 hingga 65.535
  • Contoh:

 

unsigned int waktu = 50000;

6. long

  • Bilangan bulat panjang bertanda.
  • Ukuran: 4 byte
  • Nilai: -2.147.483.648 hingga 2.147.483.647
  • Cocok untuk waktu atau penghitungan besar.
  • Contoh:

 

long millisTime = millis();

7. unsigned long

  • Seperti long, tetapi tanpa tanda.
  • Nilai: 0 hingga 4.294.967.295
  • Contoh:

 

unsigned long waktuSekarang = millis();

8. float

  • Bilangan pecahan (desimal).
  • Ukuran: 4 byte
  • Presisi: sekitar 6–7 digit.
  • Contoh:

 

float suhu = 36.5;

9. double

  • Sama seperti float di Arduino Uno (tidak memiliki presisi lebih tinggi).
  • Ukuran: 4 byte (pada Arduino Uno).
  • Contoh:

 

double nilai = 3.14159;

10. String (class)

  • Digunakan untuk menyimpan teks (kumpulan karakter).
  • Contoh:

 

String nama = "Arduino";

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Materi Mapel IPAS ke-2

Materi IPAS ke-1